Mengapa Saat Butuh Darah Harus Membayar Pada PMI?

Ada yang pernah memerlukan darah lalu mendatangi PMI? Bagi yang pernah, mungkin sudah tidak terkejut lagi saat dimintai biaya untuk memperoleh kebutuhan darah. Bagi yang belum, mungkin akan terkejut saat mengetahui permintaan darah dikenakan biaya. Hal seperti ini seringkali menimbulkan...

Hukum Praktek Jual Beli Darah

Mungkin sebagian dari kita pernah mendengar atau bahkan menjumpai praktek jual beli darah yang dilakukan oleh beberapa oknum. Ada yang bergerak individu maupun dari suatu komunitas. Hal tersebut tentu merugikan keluarga pasien yang membutuhkan transfusi darah. Para keluarga pasien yang...

Macam Jenis Indikasi Transfusi Darah

Darah Utuh (Whole Blood) Untuk mengatasi perdarahan yang lebih dari 30% Total Blood Volume (TBV). Pada bayi, transfusi darah sudah harus diberikan bila kehilangan 10% TBV Perdarahan Akut Syok Hipovolemi* Bedah mayor dengan perdarahan >1500 ml *Syok Hipovolemi: Adalah kondisi...

Indikasi Transfusi Darah

Transfusi darah adalah tindakan memasukkan darah atau komponennya ke dalam sistem pembuluh darah seseorang. Komponen darah yang biasa ditransfusikan ke dalam tubuh seseorang adalah sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), trombosit, dan plasma darah. Transfusi darah merupakan pengobatan...

Hukum Donor Darah Saat Menjalankan Ibadah Puasa

Pada saat bulan puasa, banyak orang mempertanyakan boleh atau tidaknya melakukan donor darah. Banyak orang yang enggan untuk melakukan donor darah saat puasa karena khawatir akan membatalkan puasanya. Pada tahun 2000, Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan fatwa terkait pelaksanaan donor...

Alasan Darah Tinggi dan Darah Rendah Tidak Boleh Donor Darah

Tekanan darah normal yang diperbolehkan untuk melakukan donor darah yaitu systole 100 sampai 140 mmHg dan diastole antara 60-90 mmHg. Biasanya, petugas menuliskannya dengan formula systole per diastole. Diluar rentang systole dan diastole ini mengindikasikan bahwa calon pendonor belum dapat melakukan niat baiknya tersebut. Calon pendonor...

Donor Darah Sukarela (DDS)

Donor Darah Sukarela (DDS) adalah orang yang dengan sukarela mendonorkan darahnya. Mereka tidak tahu siapa yang akan menerima darahnya. Donor Darah Sukarela biasanya memiliki prevalensi IMLTD yang paling rendah, karena tidak ada alasan kuat untuk menutupi semua informasi yang dapat...

Donor Darah Pengganti (DDP)

DDP biasanya berasal dari keluarga, kerabat, atau siapa pun yang ingin mendonorkan darahnya hanya untuk pasien tertentu. Artinya, pendonor DDP tahu siapa yang akan menerima darahnya. Misalnya, pendonor darah yang ikut donor untuk menyumbangkan darahnya khusus bagi pasien tertentu yang...

Donor Darah Bayaran

Donor Darah Bayaran adalah orang yang memiliki motivasi untuk menerima uang atau bayaran setelah mendonorkan darahnya. Donor Darah Bayaran biasanya cenderung menyembunyikan kondisi yang memungkinkan dirinya dapat ditolak untuk mendonorkan darahnya karena tidak memenuhi syarat donor darah. Termasuk jika orang...

Apa yang Dimaksud dengan Donor Darah?

Donor Darah atau pendonor adalah Orang yang menyumbangkan darah atau komponen darah kepada pasien, untuk tujuan mulia yaitu untuk penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan. Jadi, jika ada orang yang mendonorkan darahnya diluar dua tujuan di atas, tidak bisa dikatakan sebagai...
Loading posts...

All posts loaded

No more posts