Persyaratan donor darah, perlu kah ditepati ? (2)

Syarat Donor Darah

  • Berat badan donor darah lengkap:
    – ≥ 55 kilogram untuk penyumbangan darah 450 mL.
    – ≥ 45 kilogram untuk penyumbangan darah 350 mL.

Berat badan minimum untuk donor darah adalah minimal 45 kg untuk kantong 350cc dan minimal 55 kg untuk kantong 450cc. Namun demikian berat badan juga disesuaikan dengan tinggi badan, atau dengan kata lain antara berat badan dan tinggi badan harus proposional. Jika berat badan kurang dari kriteria sesuai dengan jenis kantong yang digunakan, maka pengurangan darah dikhawatirkan akan mengganggu keseimbangan sistem kerja tubuh.

  • Donor apheresis:
    – ≥ 55 kilogram

Volume komponen darah yang diambil ketika donor apheresis lebih besar daripada donor WB, karena setiap darah yang dikeluarkan dari tubuh pendonor akan melalui proses penyaringan darah pada mesin apheresis.

  • Tekanan darah :- sistole 100 – 170, -diastole 70 – 100

Tekanan sistole atau sistolik menunjukan tekanan ketika jantung berkontraksi, dan tekanan diastole atau diastolik menunjukan ketika jantung tidak berkontraksi. Tekanan darah dapat berubah setiap saat. Namun jika saat diukur, tekanan darah ternyata terlalu tinggi atau terlalu rendah dari syarat minimal, kemudian dipaksakan diambil sebagian untuk donor darah, maka akan mengganggu perfusi atau penyerapan oksigen di dalam jaringan tubuh, khususnya otak. Tekanan darah wanita normalnya adalah 110/70. Pria tensinya lebih dari 110/70, kira-kira angka normalnya adalah 130/70.

  • Kadar haemoglobin 12,5g% s/d 17,0g%

Hemoglobin adalah molekul protein pada sel darah merah yang berfungsi sebagai media transport oksigen dari paru paru ke seluruh jaringan tubuh dan membawa karbondioksida dari jaringan tubuh ke paru paru. Kandungan zat besi yang terdapat dalam hemoglobin membuat darah berwarna merah. Sebagaimana diketahui, darah berfungsi antara lain untuk membawa oksigen yang akan didistribusikan ke seluruh tubuh. Kadar hemoglobin yang cukup, membuat darah dapat menjalankan fungsinya dengan baik, yaitu mengikat oksigen yang dibutuhkan. Kadar hemoglobin dalam darah yang rendah dikenal dengan istilah anemia. Ada banyak penyebab anemia diantaranya yang paling sering adalah perdarahan, kurang gizi, gangguan sumsum tulang, pengobatan kemoterapi dan abnormalitas hemoglobin bawaan. Kadar hemoglobin yang tinggi dapat dijumpai pada orang yang tinggal di daerah dataran tinggi dan perokok. Beberapa penyakit seperti radang paru paru, tumor  dan gangguan sumsum tulang juga bisa meningkatkan kadar hemoglobin.

  • Interval donor minimal 2 bulan sejak donor darah sebelumnya (Laki : maksimal 6 kali dalam 1 tahun, Perempuan : maksimal 4 kali dalam 1 tahun).

Pembentukan sel darah merah yang baru, akan maksimal terbentuk dalam waktu 10 minggu. Sehingga jika memaksakan donor kurang dari waktu tersebut, maka akan berpengaruh pada kesehatan donor karena kuantitas dan kualitas sel darah yang terbentuk belum sempurna. Bagi para wanita, interval donor darah setiap 16 minggu atau lebih untuk menghindari resiko defisiensi besi yang juga disebabkan oleh menstruasi.

Sumber :

hits 7251 times!

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *