Mengenal Sistole dan Diastole

Saat pemeriksakan kesehatan, contohnya seperti sebelum melakukan pengambilan darah pada saat donor darah, biasanya calon pendonor akan diperiksa terlebih dahulu oleh petugas PMI. Pemeriksaan yang dilakukan adalah (1) Memeriksa kadar Hb dalam darah, (2) Memeriksa tekanan darah. Kemudian petugas PMI akan menuliskan hasil dari pemeriksaan tersebut. Petugas memberitahukan bahwa hasil dari kadar Hb adalah 13 dan tekanan darah Anda 110/70 mmHg. Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas tentang sistole dan diastole.

Dengan hasil yang demikian, biasanya petugas kesehatan hanya akan memberitahukan bahwa tekanan darah Anda normal. Namun, tahukah Anda arti dari angka tersebut? Apa pengaruhnya terhadap kesehatan, terutama kesehatan jantung yang mengontrol tekanan darah seseorang?

Dalam dunia kesehatan, angka hasil pemeriksaan tekanan darah disebut dengan sistole dan diastole. Sistole merupakan hasil tekanan darah yang biasanya digambarkan pada angka pertama yang menunjukkan tekanan darah seseorang yang terjadi pada saat jantung bekerja. Sedangkan angka kedua disebut dengan diastole yang menunjukkan tekanan darah seseorang saat posisi jantung sedang beristirahat. Pada umumnya, tekanan darah orang yang normal dan sehat adalah 120/80 mmHg. Angka 120 merupakan tekanan sistole dan angkla 80 adalah tekanan diastole.

Tekanan darah sistole merupakan tekanan darah yang terukur pada saat ventrikel kiri jantung berkontraksi. Darah mengalir dari jantung ke pembuluh darah sehingga pembuluh darah teregang maksimal. Pada keadaan sistole, otot jantung berkontraksi.

Tekanan darah diastole merupakan tekanan darah yang terjadi pada saat jantung berelaksasi. Pada saat diastole, tidak ada darah yang mengalir dari jantung ke pembuluh darah sehingga pembuluh darah dapat kembali ke ukuran normalnya sementara darah didorong ke bagian arteri lebih distal.

Sumber:

hits 32539 times!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *