Kenapa Anak Muda Perlu Donor Darah?

Kenapa Anak Muda Perlu Donor Darah?

Donor darah merupakan suatu bentuk pelayanan sosial terhadap manusia. Dengan melakukan donor darah, kita dapat menolong setiap orang yang membutuhkan darah dan menyelamatkan jutaan kehidupan di dunia setiap tahunnya. Jika melihat konteks Indonesia yang memiliki jumlah penduduk sangat banyak, donor darah secara sukarela tentu akan sangat membantu PMI di berbagai daerah dalam menambah pasokan darah.

Bagi anak muda, donor darah seharusnya merupakan hal yang penting dan wajib dilakukan di usia muda. Seperti yang disarankan oleh Jusuf Kalla (Wakil Presiden RI), donor darah untuk anak muda sebaiknya dijadikan sebagai gaya hidup untuk kesehatan (Setuningsih, 2016). Menurutnya, dengan semakin rutin donor darah di usia muda maka semakin sehat pula untuk tubuh.

Dari pernyataan Jusuf Kalla tersebut, kita tahu kalau donor darah tidak hanya bermanfaat untuk penerima (acceptor), tetapi juga bermanfaat untuk kita sendiri sebagai pendonor. Berikut adalah berbagai macam manfaat donor darah secara rutin di usia muda:

  • Menjaga kesehatan kardiovaskular

Donor darah ini mengurangi resiko terkena serangan jantung dan stroke, serta penyakit kardiovaskular lainnya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Epidemiology, peneliti menemukan sampel dari 2.682 warga Finlandia, mereka yang melakukan donor darah paling sedikit setahun sekali memiliki 88% kemungkinan kecil untuk terserang penyakit jantung daripada yang tidak melakukan donor.

  • Mengurangi resiko penyakit kanker

Dengan melakukan donor darah secara konsisten dapat mengurangi risiko terkena penyakit kanker, seperti kanker liver, kanker paru-paru, dan kanker tenggorokkan karena adanya pengurangan dalam stres oksidatif ketika zat besi dilepaskan dari aliran darah.

  • Pembaharuan sel-sel darah lebih teratur

Jika kita rutin mendonorkan darah, maka tubuh juga akan memperbaharui sel-sel darah dalam tubuh dengan lebih teratur. Regenerasi sel darah merah akan terjadi 48 jam setelah kamu mendonorkan darah. Dalam rentang waktu tersebut, volume darah akan benar-benar terganti dengan yang baru. Setidaknya empat hingga delapan minggu ke depan, sel darah baru telah terbentuk dan bisa membantu mengoptimalkan fungsi kinerja orga-organ di tubuh kita. Sehingga kita akan jauh lebih produktif dan sehat. (Novaya, 2016)

  • Membakar kalori

Manusia membakar kalori sebanyak kira-kira 650 kalori setiap donor darah. Seseorang yang melakukan donor darah secara teratur dapat menurunkan berat badan secara signifikan.

  • Memberikan pemeriksaan analisis darah dan penyakit secara gratis

Ketika melakukan donor, pendonor akan melalui tahapan pemerikasaan untuk beberapa penyakit diantaranya penyakit sifilis, HIV, hepatitis, dan penyakit lainnya. Pemeriksaan ini berguna untuk mengetahui apakah seseorang telah memenuhi persyaratan untuk melakukan donor sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan atau belum. Sample darah dapat berguna untuk saat ini atau di masa depan terhadap pemeriksaan medis lainnya.

Sudah tahu manfaat dari donor darah untuk kesehatan anak muda, kan? Tunggu apa lagi? Semakin muda kita melakukan donor darah, maka imbalan kesehatan yang akan kita dapat semakin banyak. Seperti yang Kahlil Gibran katakan “You give but little when you give of your possessions.  It is when you give of yourself that you truly give” (Quotegarden.com, 2016).

Jadi, memberikan sebagian milik kita kepada orang lain yang membutuhkan lebih berarti daripada memberikan harta. Memberikan sebagian dari diri kita ini bisa kita lakukan dengan donor darah yang akan bermanfaat untuk penerima maupun pendonor.

Oleh: Ristia  

Referensi:

Borreli, L. (2016). Why Donating Blood Is Good For Your Health. [online] Medical Daily. Available at: http://www.medicaldaily.com/why-donating-blood-good-your-health-246379 [Accessed 28 Nov. 2016].

Lieberman, D., Ladabaum, U. and Cruz-correa, M. (2016). Screening for Colorectal Cancer and Evolving Issues for Physicians and Patients. JAMA. [online] Available at: http://jamanetwork.com/journals/jama [Accessed 28 Nov. 2016].

Novaya, S. (2016). 7 Alasan Kenapa Kamu Harus Ikut Donor Darah Selagi Masih Muda!. [online] IDNtimes.com. Available at: https://hype.idntimes.com/fun-fact/tita/7-alasan-kenapa-kamu-harus-ikut-donor-darah-selagi-masih-muda [Accessed 28 Nov. 2016].

Quotegarden.com. (2016). Blood, Tissue and Organ Donation Quotes, Sayings for Blood Drives and Organ Donors. [online] Available at: http://www.quotegarden.com/blood-organ-donation.html [Accessed 28 Nov. 2016].

Setuningsih, N. (2016). JK Ajak Anak Muda Jadikan Donor Darah sebagai Gaya Hidup. [online] beritasatu.com. Available at: http://www.beritasatu.com/kesehatan/261147-jk-ajak-anak-muda-jadikan-donor-darah-sebagai-gaya-hidup.html [Accessed 28 Nov. 2016].

Salonen, J., Tuomainen, T., Salonen, R., Lakka, T. and Nyyssonen, K. (1998). Donation of Blood Is Associated with Reduced Risk of Myocardial Infarction: The Kuopio Ischaemic Heart Disease Risk Factor Study. American Journal of Epidemiology, [online] 148(5), pp.445-451. Available at: http://aje.oxfordjournals.org/content/148/5/445.full.pdf [Accessed 28 Nov. 2016].

hits 2111 times!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *