Indikasi Transfusi Darah

Transfusi darah adalah tindakan memasukkan darah atau komponennya ke dalam sistem pembuluh darah seseorang. Komponen darah yang biasa ditransfusikan ke dalam tubuh seseorang adalah sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), trombosit, dan plasma darah.

Transfusi darah merupakan pengobatan simptomatis, bertujuan menggantikan atau menambah komponen darah yang hilang atau yang terdapat dalam jumlah yang tidak mencukupi.

Tindakan transfusi darah atau komponennya bukanlah tindakan tanpa risiko, sebaliknya tindakan ini merupakan tindakan yang mengandung risiko yang dapat berakibat fatal, sehingga transfusi darah harus dilakukan dengan indikasi yang jelas. Pertimbangan risiko dan manfaat harus benar-benar dilakukan dengan cermat sebelum memutuskan pemberian transfusi darah.

Ada berbagai macam jenis indikasi transfusi darah, yaitu:

  1. Darah Utuh (Whole Blood)
  2. Darah Endap (Packed Red Cell)
  3. Darah Merah Cuci (Washed Red Cell)
  4. Konsentrat Trombosit
  5. Plasma
  6. Cryoprecipitate

Sumber:

Info Donor Darah

Bagian dari Divisi Edukasi Blood4LifeID, DonorDarah.info memiliki misi utama untuk mengedukasi masyarakat umum terkait hal-hal yang perlu untuk diketahui tentang darah dan donor darah.

Komentar