Cheara, anugerah yang tidak terduga (Part 4)

Dan berdasarkan analisa saya sendiri menyimpulkan dari keterangan dokter dan beberapa sumber, bayi kuning karena ABO terjadi ketika; ibu bergolongan darah O memiliki antibody yang anti B atau anti A, sehingga antibody dari darah ibu menggerogoti antibody B atau A yang terdapat dalam darah bayi. Sehingga, bayi menjadi kuning karena sel darah merah pecah sehingga bilirubin naik. Bilirubin pada anak yang baru lahir biasanya normal di bawah 5, sedangkan ambang batas di angka 20. Apabila melampaui 20, menurut keterangan dokter dapat menimbulkan resiko bayi kejang. Bilirubin akan berkurang dengan semakin kuat nya fungsi hati bayi dan dengan dikeluarkan melalui feses atau urin. Jika bilirubin tinggi, bayi diberi ASI yang banyak dan terapi sinar apabila diperlukan.

Bilirubin bayi Cheara sehari setelah lahir diketahui di atas 10 angka yang cukup drastis untuk bayi yang baru lahir. Sore itu juga, bayi Cheara diberikan terapi sinar dengan single blue light, namun bilirubin keesokan harinya menjadi 13

Dulu, Aqilah didapati kuning dua hari setelah lahir, itu pun selisih kenaikannya antara 0,1 – 1. Sedangkan pada bayi Cheara selisih kenaikan bilirubinnya sangat cepat sampai dengan 6 sehingga bayi Cheara segera diambil alih oleh tim dokter perina ruang seruni RSAB Harapan Kita. Tim dokter pun segera menerapkan terapi sinar dengan triple blue light, lagi – lagi berbeda dengan Aqilah yg hanya menggunakan double blue light.

Satu hari bayi Cheara dibawah triple blue light, bilirubin nya turun sampai dengan angka 12, perkembangan yang cukup baik. Sehari kemudian diketahui bilirubin sudah 9. Pada saat itu, Tim dokter tidak menyarankan bayi Cheara untuk dibawa pulang karena harus diobservasi 1×24 jam lagi tanpa blue light. Kami pun menyetujui mengingat kejadian Aqilah yang harus kembali disinar setelah beberapa hari dibawa pulang.

Pada dasar nya apabila bilirubin bayi sudah turun di bawah 10, bayi sudah boleh dibawa pulang. Selanjutnya di rumah, bayi dijemur selama beberapa menit antara pukul 7 – 9 pagi di bawah matahari dan memenuhi ASI sesuai kebutuhan bayi. Sebelumnya, ini kami terapkan kepada Aqilah, bahkan setiap hari selama satu bulan penuh pasca terapi sinar, Aqilah kami jemur. Hingga pada pemeriksaan ke dokter setelahnya, dokter terkejut mendapati kulit aqilah yang menjadi eksotis. Ya namanya orang tua, yang penting bayi kami sehat. (Cerita selanjutnya)

hits 2835 times!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *