Apakah si O Masih Universal?

Ada yang bilang kalau golongan darah O adalah golongan darah donor universal dan AB sebagai golongan darah resipien (penerima) universal. Artinya, golongan darah O dianggap bisa didonorkan kepada semua jenis golongan darah dalam sistem penggolongan ABO (A, B, O, dan AB). Begitupula dengan AB yang dianggap sebagai resipien yang bisa menerima semua jenis donor golongan darah. Benarkah? Ternyata, anggapan tersebut tak sepenuhnya benar. Dasar […]

Read more

Bombay Blood, spesial dan langka!

Karena golongan darah Bombay ini tidak memiliki antigen di permukaan eritrositnya, seringkali disalahartikan sebagai golongan darah O pada pemeriksaan darah biasa. Golongan darah Bombay ini harus diperiksa dengan pemeriksaan khusus. Biasanya orang yang memiliki golongan darah Bombay ini baru terdeteksi setelah butuh transfusi darah, dan sewaktu di crossmatch dengan golongan darah O ternyata terjadi inkompabilitas atau ketidakcocokan golongan darah. Hal ini disebabkan karena pada golongan darah […]

Read more

Para-Bombay, variasi lain dari Bombay Blood

Ada variasi lain dari golongan darah Bombay, yaitu Para-bombay. Kalau pada golongan darah Bombay, antigen H sama sekali tidak ada dan sering disalah artikan sebagai golongan darah O, pada Para-Bombay antigen H terbentuk tapi lemah dan mungkin terekspresi golongan darah A, B, AB, ataupun O, akan tetapi tidak kuat. Sama seperti golongan darah Bombay, Para-Bombay juga memiliki antibodi anti-H pada serumnya. Seperti yang sudah kita […]

Read more

Bombay, ternyata bukan hanya nama jenis bahan makanan!

Golongan darah Bombay termasuk ke dalam golongan darah langka diantara sistem penggolongan darah yang paling kita kenal yaitu ABO dan Rhesus. Bahkan kasus akan kebutuhan darah ini masuk dalam pencarian IGD Maya Blood For Life sudah tiga kali. Pasien yang pertama harus sampai ke luar negeri untuk mendapatkan transfusi, pasien yang ke dua meninggal dunia, dan pasien ke tiga terselamatkan dengan berobat jalan. Pada artikel […]

Read more

Pewarisan Golongan Darah Sistem Rhesus : Contoh Kasus

Berikut contoh persilangan antara ayah dan ibu dengan rhesus positif yang bisa mewariskan rhesus negatif kepada anaknya : Ketika seorang anak memiliki rhesus negatif sedangkan orang tuanya rhesus positif, hal ini terjadi karena kedua orang tuanya memiliki gen Rh+ heterozigot (Rh+rh-). Tabel diatas cukup memberikan kita penjelasan bagaimana ketika kedua orang tua kita sama-sama memiliki gen Rh positif heterozigot (Rh+rh-) […]

Read more

Pewarisan Golongan Darah Sistem Rhesus

Tidak hanya golongan darah ABO yang kerap jadi masalah ketika golongan darah anak tidak sama dengan orang tuanya, golongan darah rhesus juga sering menjadi pertanyaan ketika didapati anaknya memiliki rhesus negatif sedangkan orang tuanya bahkan saudara sekandungnya semua rhesus positif. Jadi bagaimanakah sebenarnya rhesus negatif diturunkan pada seorang anak ketika kedua orang tuanya rhesus positif? Berikut penjelesannya : Pewarisan rhesus […]

Read more

Pewarisan Golongan Darah Manusia : Contoh Kasus

Berikut ini akan kita ambil contoh bagaimana bisa didapatkan seorang anak bergolongan darah O dari kedua orang tuanya yang bergolongan darah A. Jika seseorang bergolongan darah A, individu tersebut memiliki kemungkinan genotipe IAIA atau IAIO. Jadi ketika kedua orang tua kita bergolongan darah sama-sama A kemungkinan dapat memiliki anak bergolongan darah O, perhatikan tabel persilangan alel golongan darah berikut ini […]

Read more

Pewarisan Golongan Darah Manusia

Seringkah kita mendengar mitos bahwa golongan darah seorang anak harus sama dengan golongan darah orang tuanya? Bahkan tidak jarang mitos ini menjadi penyebab permasalahan di keluarga karena kurangnya pengetahuan kita. Mitos ini tentu saja tidak benar. Pemahaman pewarisan golongan darah sebenarnya sudah kita pelajari sewaktu di bangku SMA, namun karena dilupakan, sering kita menjadi salah pengertian dan ikut terpengaruh dengan […]

Read more

Golongan Darah

Golongan darah adalah sistem penggolongan darah manusia berdasarkan pada antigen yang melekat di dalam sel darah manusia. Sistem penggolongan darah ditemukan pertama kali pada 1900 oleh Karl Landsteiner. Ia menemukan bahwa darah seseorang dapat dibagi-bagi ke dalam golongan-golongan yaitu ABO : Seseorang yang memiliki antigen (Ag) A dan Anti B pada sel darah merahnya, maka orang tersebut berarti mempunyai golongan […]

Read more
1 2