Aku Thaller, Aku Kuat! (Bagian 2)

Cerita sebelumnya, klik Saat ini saya telah menyelesaikan pendidikan mulai dari Taman kanak-kanak hingga kuliah di perguruan tinggi. Saya kuliah di salah satu perguruan tinggi hingga selesai dengan tepat waktu bahkan lebih cepat dari jadwal semestinya dikarenakan saya cepat mengerjakan Skripsisaya yang hanya 3 bulan. Saya kuliah tepatnya di Kampus Politeknik LP3I Jakarta, Jurusan Informatika Komputer selama 3 tahun dan Alhamdulillah saya baru wisuda […]

Read more

Aku Thaller, Aku Kuat! (Bagian 1)

Assalamulaikum Wr. Wb.. Hello ! Saya Moch Fadel Nooriandi, Saya tinggal di Tebet-Jakarta Selatan bersama kedua orang tua saya. Saya lahir di Jakarta/ 21 November 1993. Saat ini saya berusia 23thn (Penderita Thalassemia Beta (β) Mayor). Saya mempunyai 1 orang adik perempuan tetapi Alhamdulillah dia normal tidak menderita Thalassemia. Saya akan menceritakan awal mula saya terdeteksi positif menderita penyakit Thalassemia Beta(β) Mayor. Awal mula […]

Read more

Instalasi Gawat Darurat dunia Maya : Sang Penjaga Darah!

Instalasi Gawat Darurat di dunia Maya, ada yang pernah dengar istilah ini kah? Sudah terlalu mainstream ketika kita mendengar kata Instalasi Gawat Darurat di pelayanan kesehatan, istilah Instalasi Gawat Darurat di dunia Maya ini dipakai untuk menyebut sekumpulan manusia hebat yang mendedikasikan sebagian hidupnya untuk standby memantau permintaan darah. Mereka ada untuk menjembatani antara pasien yang membutuhkan transfusi darah ketika […]

Read more

Cheara, anugerah yang tidak terduga (Part 10)

1×24 jam diobservasi pasca transfuse, hari jumat pagi tanggal 10 juli 2015, bayi cheara sudah boleh pulang ke rumah dengan bilirubin 5.10 dan HB 16.2. Alhamdulillah. Dan hingga kontrol terakhir pada tanggal 14 Juli 2015 yang lalu, bayi Cheara sehat wal afiat. Semoga senantiasa diberikan kesehatan kepada bayi Cheara, aamiin. Dari cerita ini, kami mempelajari beberapa hal, bilirubin merupakan mhal yang biasa terdapat pada […]

Read more

Cheara, anugerah yang tidak terduga (Part 9)

Kami bertanya kepada suster, susu apa yang diberikan kepada bayi Cheara, karena kemarin setelah berbicara dengan dokter kami lupa membatalkan perintah untuk stop ASI. Ternyata, susu yang diberikan adalah susu formula. Kami pun menduga-duga apa mungkin karena ASI. Tanpa menginformasikan ke dokter, kami tetap mencoba untuk stop ASI, Allahualam. Di hari itu juga, kami menunggu keputusan transfuse HB. Menurut mBank Darah, dokter mengajukan permintaan darah […]

Read more

Cheara, anugerah yang tidak terduga (Part 8)

Selain ASI kami juga mengecek persediaan darah. Kami baru ingat, salah satu persediaan darah yang kami dapatkan itu adalah sejak tanggal 3 tengah malam atau 4 dini hari. Kami menuju ke Bank Darah untuk mendapatkan informasi kantong darah yang digunakan untuk transfusi tukar bayi lain sebelumnya. Ternyata, kantong darah yang digunakan adalah kantong darah terbaru. Untuk mendapatkan kepastian, kami kembali menuju PMI untuk mendapatkan data nomor […]

Read more

Cheara, anugerah yang tidak terduga (Part 7)

Tanggal 5 Juli 2015 pukul 13.45 wib, kami mendapat kabar bahwa PMI mendapatkan tambahan tiga kantong darah O titer rendah. Kami mendapat empat kantong dari total 45 pendonor yang telah mendonorkan darahnya, Alhamdulillah. Kami segera membawa dua kantong ke Bank Darah RSAB Harapan Kita, sisanya disimpan di PMI. Kami mengucapkan puji syukur kepada Allah Swt dan terima kasih sebesar-besarnya atas perhatian, bantuan dari para pendonor […]

Read more

Cheara, anugerah yang tidak terduga (Part 6)

Namun, keluarga saya tidak ada yang golongan darah O dan sedang berkumpul di Palembang untuk memberikan dorongan kepada nenek saya yang juga sedang memperjuangkan hidup dari pendarahan pada penyakit diabetes yang sudah menggerogoti kakinya dan sedang membutuhkan donor darah golongan B. Mohon maaf nek, cucumu tidak dapat mendampingi pada saat ini, mohon doa untuk kesembuhan bayi Cheara, aamiin. Golongan darah O titer rendah memiliki masa kadaluarsa 3×24 […]

Read more

Cheara, anugerah yang tidak terduga (Part 5)

Setelah satu hari, bayi Cheara kembali menunjukkan gejala kuning. Berdasarkan hasil pemeriksaan darah, bilirubin kembali naik menjadi 15. Kasihan sekali bayi kecil kami yang dalam satu hari sekali harus diambil darah, namun ini semua demi kebaikan bayi Cheara, dan kami yakin bayi Cheara kuat. Di hari selanjutnya, bayi Cheara membaik, bilirubin menjadi 12. Tim dokter mencoba melakukan observasi dengan mengurangi terapi menjadi double blue light saja. […]

Read more

Cheara, anugerah yang tidak terduga (Part 4)

Dan berdasarkan analisa saya sendiri menyimpulkan dari keterangan dokter dan beberapa sumber, bayi kuning karena ABO terjadi ketika; ibu bergolongan darah O memiliki antibody yang anti B atau anti A, sehingga antibody dari darah ibu menggerogoti antibody B atau A yang terdapat dalam darah bayi. Sehingga, bayi menjadi kuning karena sel darah merah pecah sehingga bilirubin naik. Bilirubin pada anak yang baru lahir biasanya normal di […]

Read more
1 2 3