Apakah Donor Apheresis Itu?

Apheresis adalah penerapan teknologi medis berupa proses pengambilan salah satu komponen darah dari pendonor melalui suatu alat atau mesin apheresis. Pada prosedur donor apheresis, komponen darah yang diambil hanyalah komponen yang diperlukan, misalnya platelet atau trombosit (thrombocyte). Adapun komponen darah lainnya dikembalikan lagi kedalam tubuh donor saat itu juga.

Ada beberapa jenis donor apheresis yaitu:

  1. Trombaferesis yaitu proses apheresis untuk mengambil trombosit;
  2. Eritraferesis yaitu proses apheresis untuk mengambil sel darah merah;
  3. Leukaferesis yaitu proses apheresis untuk mengambil sel darah putih; dan
  4. Plasmaferesis yaitu proses apheresis untuk mengambil plasma.

Nah, oleh karena prosedurnya khusus, maka syarat untuk menjadi donor apheresis juga ada perbedaan, yaitu dalam hal:

  • Berat Badan Pria minimal 55 kg dan wanita minimal 60 kg.
  • Kadar Hb 13-17 gr/%.
  • Tekanan darah sistole antara 110-150 mmHg dan diastole 70-90mmHg.
  • Interval donor minimal 2 minggu sekali. Namun khusus untuk eritraferesis, minimal 8 minggu sekali dan untuk plasmaferesis, minimal 1 minggu sekali.

Khususnya donor trombosit, setelah melakukan donor platelet apheresis, maka jumlah trombosit akan pulih kembali 100% dalam waktu 2 x 24 jam.

Adapun pada eritraferesis, jumlah eritrosit akan pulih dalam 4-8 minggu. Dengan demikian, para pendonor apheresis dapat melakukan donor lebih banyak dari donor biasa yaitu maksimal 24 kali per tahun (interval donor minimal 2 minggu sekali).

Sumber: F. Sidikah R. & Robby Nur Aditya – Tanya Jawab Tentang Donor Darah

Info Donor Darah

Bagian dari Divisi Edukasi Blood4LifeID, DonorDarah.info memiliki misi utama untuk mengedukasi masyarakat umum terkait hal-hal yang perlu untuk diketahui tentang darah dan donor darah.

Komentar